ImamAbu Hanifah setelah setelah berguru di Kufa dan Bashrah beliau kembali ke kampung halamannya untuk berkonsentrasi mengikuti halaqah-halaqah fikih untuk membahas masalah-masalah baru dan mempelajari aturan-aturan untuk menetapkan suatu hukum. 55. 5. Guru-guru Abu Hanifah

Versículos de Isaías 7 do livro de Isaías da Bíblia. O sinal de Emanuel 1 Quando Acaz - filho de Jotão e neto de Uzias - era rei de Judá, o rei Rezim - da Síria - e Peca - filho de Remalias, rei de Israel - atacaram Jerusalém, mas não puderam vencê-la. 2 Informaram ao rei "A Síria montou acampamento em Efraim". Com isso o coração de Acaz e do seu povo agitou-se, como as árvores da floresta agitam-se com o vento. 3 Então o Senhor disse a Isaías "Saia e leve seu filho Sear-Jasube. Vá encontrar-se com Acaz no final do aqueduto do açude Superior, na estrada que vai para o campo do Lavandeiro. 4 Diga a ele Tenha cuidado, acalme-se e não tenha medo. Que o seu coração não desanime por causa do furor destes restos de lenha fumegantes Rezim, a Síria e o filho de Remalias. 5 "Porque a Síria, Efraim e o filho de Remalias têm tramado a sua ruína, dizendo 6 'Vamos invadir o reino de Judá; vamos rasgá-lo e dividi-lo entre nós, e fazer o filho de Tabeel reinar sobre ele' ". 7 Assim diz o Soberano, o Senhor "Não será assim, isso não acontecerá, 8 pois a cabeça da Síria é Damasco, e a cabeça de Damasco é Rezim. Em sessenta e cinco anos Efraim ficará muito arruinado para ser um povo. 9 A cabeça de Efraim é Samaria, e a cabeça de Samaria é o filho de Remalias. Se vocês não ficarem firmes na fé, com certeza não resistirão!" 10 Disse ainda o Senhor a Acaz 11 "Peça ao Senhor, ao seu Deus, um sinal milagroso, seja das maiores profundezas, seja das alturas mais elevadas". 12 Mas Acaz disse "Não pedirei; não porei o Senhor à prova". 13 Disse então Isaías "Ouçam agora, descendentes de Davi! Não basta abusarem da paciência dos homens? Também vão abusar da paciência do meu Deus? 14 Por isso o Senhor mesmo dará a vocês um sinal a virgem ficará grávida, dará à luz um filho e o chamará Emanuel. 15 Ele comerá coalhada e mel até a idade em que saiba rejeitar o erro e escolher o que é certo. 16 Mas, antes que o menino saiba rejeitar o erro e escolher o que é certo, a terra dos dois reis que você teme ficará deserta. 17 O Senhor trará o rei da Assíria sobre você e sobre o seu povo e sobre a descendência de seu pai. Serão dias como nunca houve, desde que Efraim se separou de Judá". 18 Naquele dia, o Senhor assobiará para chamar as moscas dos distantes rios do Egito e as abelhas da Assíria. 19 Todas virão e pousa­rão nos vales íngremes e nas fendas das ro­chas, em todos os espinheiros e em todas as cisternas. 20 Naquele dia, o Senhor utilizará uma navalha alugada de além do Eufrates, o rei da Assíria, para rapar a sua cabeça e os pelos de suas pernas e da sua barba. 21 Naquele dia, o homem que tiver uma vaca e duas cabras 22 terá coalhada para comer, graças à fartura de leite que elas darão. Todos os que ficarem na terra comerão coalhada e mel. 23 Naquele dia, todo lugar onde havia mil videiras no valor de doze quilos de prata será deixado para as roseiras bravas e para os espinheiros. 24 Os homens entrarão ali com arcos e flechas, pois todo o país estará coberto de roseiras bravas e de espinheiros. 25 E às colinas antes lavra­das com enxada você não irá mais, porque terá medo das roseiras bravas e dos espinhei­ros; nesses lugares os bois ficarão à solta e as ovelhas correrão livremente. Isaías 6 Isaías 7 Isaías 8 Isaías 6 Isaías 8

EbookHSI 7 : Silsilah Beriman Kepada Kitab-Kitab (belum dibuat) Ebook HSI 8 : Silsilah Beriman Kepada Para Rasul (belum dibuat) Assalamu'alaykum knp halaqah 3,4,6,7,8,9,10 tidak dapat di downlod ya? Reply. Unknown mod. 3 Februari 2018 14.12. iya saya juga sudah coba. Reply. Symblemine mod. 6 Juni 2018 02.44.

● SILSILAH 7 BERIMAN DENGAN KITAB-KITAB ALLĀH ◆ Halaqah 22 Beramal, Ridha Dan Berserah Diri Dengan Hukum-Hukum Yang Belum Dihapus Naskh Di Dalam Kitab-Kitab Allāh ════════════════════════ السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين Halaqah yang ke-22 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Dengan Kitab-kitab Allāh adalah tentang “Beramal, Ridha Dan Berserah Diri Dengan Hukum-Hukum Yang Ada Di Dalam Kitab-Kitab Allāh”. Diantara cara beriman dengan kitab-kitab Allāh; ⑷ Beramal, ridha dan berserah diri dengan hukum-hukum di dalam kitab-kitab tersebut, baik yang kita ketahui hikmahnya atau tidak. Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا “Dan tidak pantas bagi seorang yang beriman laki-laki dan wanita, apabila Allāh dan RasūlNya sudah menetapkan sebuah perkara, kemudian mereka memiliki pilihan yang lain di dalam urusan mereka. Dan barangsiapa yang memaksiati Allāh dan rasulNya, maka sungguh telah sesat dengan kesesatan yang nyata.” QS Al-Ahzāb 36 Dan Allāh berfirman فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا “Maka demi Rabbmu, mereka tidak beriman sampai mereka menjadikan engkau wahai Muhammad sebagai hakim di dalam perkara yang mereka perselisihkan. Kemudian mereka tidak menemukan rasa berat di dalam hati-hati mereka terhadap apa yang engkau putuskan dan mereka menerima dengan sebenarnya.” QS An Nisā 65 Adapun hukum yang sudah dihapus, maka tidak boleh diamalkan, seperti • Iddah 1 tahun penuh bagi wanita yang ditinggal mati suaminya. ⇒ Sebagaimana di dalam surat Al-Baqarah ayat 240. Maka telah dihapus dengan ayat 234 dari Surat Al-Baqarah yang isinya bahwa ✓Masa iddah wanita yang ditinggal mati suaminya adalah 4 bulan 10 hari. Dan semua kitab yang terdahulu secara umum hukum-hukumnya telah dihapus dengan Al-Qurān. ⇒ Artinya, tidak boleh seorangpun baik jin maupun manusia mengamalkan hukum-hukum yang ada di dalam kitab-kitab sebelumnya, setelah datangnya Al-Qurān. Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا “Dan Kami telah menurunkan kepadamu Al-Kitāb yaitu Al-Qurān dengan haq yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan muhaymin kitab-kitab sebelumnya. Maka hendaklah engkau menghukumi diantara mereka dengan apa yang Allāh turunkan. Dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang datang kepadamu bagi masing-masing dari kalian telah kami jadikan syariat dan juga jalan.” QS Al-Māidah 48 Bahkan Nabi Mūsā sekalipun yang diturunkan kepadanya Taurat harus berhukum dengan Al-Qurān, seandainya beliau masih hidup ketika Al-Qurān turun. Rasūlullāh shallallāhu alayhi wa sallam bersabda وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَوْ أَنَّ مُوسَى كَانَ حَيًّا مَا وَسِعَهُ إِلَّا أَنْ يَتَّبِعَنِي “Demi Zat yang jiwaku ada di tangannya, seandainya Mūsā hidup, niscaya tidak ada pilihan baginya kecuali mengikuti aku.” HR Ahmad dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albāniy rahimahullāh Oleh karena itu Nabi Īsā alayhissalām salam yang diturunkan kepadanya Injīl di akhir zaman, ketika beliau turun akan berhukum dengan hukum Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallāhu alayhi wa sallam. Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya. والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته Abdullāh Roy, Di kota Al-Madīnah
Disampaikanoleh Ust. Dr. Abdullah Roy, M. A. Hafidzahulloh. At Tathoyur adalah merasa akan bernasib sial karena melihat atau mendengar kejadian tertentu seperti melihat tabrakan atau orang yang berkelahi atau yang semisal kemudian hal tersebut menyebabkan dia tidak jadi melaksanakan hajatnya seperti bepergian, berdagang, dan lainnya.
Download audio السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين Halaqah yang ke-17 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman dengan Kitab-Kitab Allah adalah tentang “Kitab Al-Qur’an Bagian 3”. Al-Qur’an memiliki nama-nama yang banyak yang menunjukkan keutamaannya, diantaranya Pertama Al-Qur’an ✓Ini adalah nama yang paling banyak di dalam Al-Qur’an dan inilah yang paling masyhur. Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ ۚ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا “Apakah mereka tidak mentadabburi Al-Qur’an? Dan seandainya itu dari selain Allah niscaya mereka akan mendapatkan di dalamnya perselisihan yang banyak.” QS An-Nisa 82 Ke dua Al-Kitab Artinya “kitab”, dari kata كَتَبَ yang artinya “mengumpulkan”. ⇒ Dinamakan demikian karena dia mengumpulkan huruf dengan huruf, ayat dengan ayat, surat dengan surat. Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, أَفَغَيْرَ اللَّهِ أَبْتَغِي حَكَمًا وَهُوَ الَّذِي أَنزَلَ إِلَيْكُمُ الْكِتَابَ مُفَصَّلًا ۚ “Apakah kepada selain Allah aku mencari hakim? Padahal Dialah yang menurunkan Al-Kitab yaitu Al-Qur’an secara terperinci.” QS Al-An’am 114 Ke tiga Kitabullah Artinya “kitab Allah”. Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرّاً وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ “Sesungguhnya orang-orang yang membaca Kitabullah dan mendirikan shalat dan berinfak dari sebagian harta yang Kami rezekikan kepadanya, baik dalam keadaan sembunyi maupun terang-terangan, mereka mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi.” QS Fathir 29 Ke empat Al-Furqan Artinya “yang membedakan”, karena dia membedakan; • Yang benar dengan yang bathil. • Petunjuk dan kesesatan. • Yang halal dan yang haram. Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, تَبَارَكَ الَّذِي نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِ لِيَكُونَ لِلْعَالَمِينَ نَذِيرًا “Sungguh berbarakah Dzat yang telah menurunkan Al-Furqan yaitu Al-Qur’an kepada hamba-Nya supaya memberi peringatan kepada seluruh alam.” QS Al-Furqan 1 Ke lima Adz-Dzikru ✓Ada yang mengatakan artinya adalah “peringatan”, karena di dalamnya ada peringatan dan nasehat. ✓Dan ada yang mengatakan artinya adalah “penyebutan”, karena di dalam Al-Qur’an disebutkan banyak permasalahan dan dalil-dalil yang jelas. Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ “Sesungguhnya Kamilah yang telah menurunkan Adz-Dzikru yaitu Al-Qur’an dan sesungguhnya Kamilah yang menjaganya.” QS Al-Hijr 9 Diantara nama-nama Al-Qur’an adalah, Ke enam Hablullah Artinya “tali Allah”. Dinamakan demikian karena dia menyampaikan kepada ridha Allah. Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ “Dan hendaklah kalian semua berpegang teguh dengan hablullah yaitu Al-Qur’an dan janganlah kalian saling berpecah belah.” QS Ali Imran 103 Di dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallāhu alayhi wa sallam bersabda, وَأَنَا تَارِكٌ فِيكُمْ ثَقَلَيْنِ أَوَّلُهُمَا كِتَابُ اللهِ فِيهِ الْهُدَى وَالنُّورُ فَخُذُوا بِكِتَابِ اللهِ ، وَاسْتَمْسِكُوا بِهِ فَحَثَّ عَلَى كِتَابِ اللهِ وَرَغَّبَ فِيهِ، ثُمَّ قَالَ وَأَهْلُ بَيْتِي أُذَكِّرُكُمُ اللهَ فِي أَهْلِ بَيْتِي، أُذَكِّرُكُمُ اللهَ فِي أَهْلِ بَيْتِي، أُذَكِّرُكُمُ اللهَ فِي أَهْلِ بَيْتِي “Dan aku tinggalkan di antara kalian 2 perkara yang berat; yang pertama Kitabullah, di dalamnya ada petunjuk dan cahaya. Maka ambillah dengan Kitabullah dan berpeganglah dengannya. Maka beliau pun menganjurkan dan mendorong untuk berpegang teguh dengan Kitabullah. Kemudian Beliau berkata Dan keluargaku, aku ingatkan kalian kepada Allah tentang keluargaku. Aku ingatkan kalian kepada Allah tentang keluargaku. Aku ingatkan kalian kepada Allah tentang keluargaku’.” HR Muslim Di dalam sebuah riwayat, Beliau shallallāhu alayhi wa sallam mengatakan, أحدهما كتاب الله عز وجل هو حبل الله من اتبعه كان على الهدى ومن تركه كان على ضلالة “Yang pertama di antara keduanya adalah Kitabullah, dia adalah hablullah. Barangsiapa yang mengikutinya maka dia di atas petunjuk dan barangsiapa yang meninggalkannya maka dia di atas kesesatan.” Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya. والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته Abdullah Roy, Di kota Al-Madinah Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah HSI Abdullah Roy.
Listento Silsilah ke 7 - Silsilah Beriman Kepada Kitab Kitab Allah, a playlist curated by Halaqah Silsilah Ilmiah(HSI) Ustadz Abdullah Roy on desktop and mobile. Silsilah ke 7 - Silsilah Beriman Kepada Kitab Kitab Allah by Halaqah Silsilah Ilmiah(HSI) Ustadz Abdullah Roy published on 2019-07-15T13:30:10Z. Genre Religion & Spirituality
Download audio السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين Halaqah yang ke-13 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman dengan Kitab-Kitab Allah adalah tentang “Kitab Al-Injil Bagian 2”. Diantara kabar yang kita ketahui tentang Al-Injil di dalam Al-Qur’an dan juga hadits-hadits Nabi shallallāhu alayhi wa sallam, 3 Tentang sebagian yang terkandung di dalam Al-Injil. Allah Subhānahu wa Ta’āla menyebutkan diantara kandungan Kitab Injil adalah 1. Kabar Gembira Tentang Kedatangan Nabi Muhammad ﷺ . [Sebagaimana dalam QS Al-A’raf 157] Demikian pula, 2. Penyebutan Sifat Sahabat Rasulullah ﷺ . [Sebagaimana dalam QS Al-Fath 29] Dan Allah juga menyebutkan di dalamnya bahwa, 3. Allah Membeli Jiwa dan Harta Orang yang Beriman dengan Surga. [Sebagaimana di dalam QS At-Taubah 111] Dan diantara kabar yang kita ketahui tentang Kitab Injil di dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits 4 Diturunkan Kitab Injil malam tanggal 14 Ramadhan. Rasulullah ﷺ bersabda, وأنزلت التوراة لست مضين من رمضان وأنزل الانجيل لثلاث عشرة مضت من رمضان “Dan Taurat diturunkan setelah 6 hari berlalu di bulan Ramadhan yaitu malam tanggal 7 dan Injil diturunkan setelah 13 hari berlalu di bulan Ramadhan yaitu malam tangal 14.” HR Ath-Thabrani di dalam Al-Mu’jamul Kabir dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullāh Perlu diketahui bahwa Al-Injil yang ada sekarang bukanlah Injil yang asli yang diturunkan kepada Nabi Isa alayhissalām. Al-Injil yang Allah turunkan kepada Nabi Isa tidak diketahui bekasnya, yang ada hanyalah tulisan orang-orang yang tidak jelas riwayat hidupnya dan tidak ada sanad yang shahih, yang mereka hidup berpuluh-puluh tahun setelah Nabi Isa diangkat oleh Allah, sehingga banyak kesalahan dan perbedaan yang banyak sekali antara Injil-Injil tersebut. Oleh karena itu mereka menamakan Injil-Injil tersebut dengan nama-nama penulisnya; • Injil Mathius • Injil Markus • Injil Lukas • Injil Yohana • Dan lain-lain. Dan mereka tidak mengatakan bahwa itu Injil dari Isa alayhissalām. Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya. والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته Abdullah Roy, Di kota Al-Madinah Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah HSI Abdullah Roy. Post navigation Halaqah7 - Materi Tematik ~ Pembahasan Tanya Jawab Bagian Kedua Home / Arsip Kajian / Dirosah Islamiyah / Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah / Halaqah 7 - Muqaddimah ~ Penjelasan Isi Kitab Secara Global Bagian 2 1 Quando Acaz, filho de Jotão, e neto de Uzias, era rei de Judá, o rei Rezim, da Síria, e Peca, filho de Remalias, rei de Israel, atacaram Jerusalém, mas não puderam Informaram ao rei "A Síria montou acampamento em Efraim". Com isso o coração de Acaz e do seu povo agitou-se, como as árvores da floresta agitam-se com o Então o Senhor disse a Isaías "Saiam, você e seu filho Sear-Jasube, e vão encontrar-se com Acaz no final do aqueduto do açude Superior, na estrada que vai para o campo do Diga a ele Tenha cuidado, acalme-se e não tenha medo. Que o seu coração não se desanime por causa do furor destes restos de lenha fumegantes Rezim, a Síria e o filho de " Porque a Síria, Efraim e o filho de Remalias têm tramado a sua ruína, dizendo6 "Vamos invadir o reino de Judá; vamos rasgá-lo e dividi-lo entre nós, e fazer o filho de Tabeel reinar sobre ele".7 Assim diz o Soberano Senhor " Não será assim, isso não acontecerá,8 pois a cabeça da Síria é Damasco, e a cabeça de Damasco é Rezim. Em sessenta e cinco anos Efraim estará destruído demais para ser um A cabeça de Efraim é Samaria, e a cabeça de Samaria é o filho de Remalias. Se vocês não ficarem firmes na fé, com certeza não resistirão! ’ "10 Disse ainda o Senhor a Acaz11 "Peça ao Senhor, ao seu Deus, um sinal miraculoso, seja das maiores profundezas, seja das alturas mais elevadas".12 Mas Acaz disse "Não pedirei; não porei o Senhor à prova".13 Disse então Isaías "Ouçam agora, descendentes de Davi! Não basta abusarem da paciência dos homens? Também vão abusar da paciência do meu Deus?14 Por isso o Senhor mesmo lhes dará um sinal a virgem ficará grávida e dará à luz um filho, e o chamará Ele comerá coalhada e mel até a idade em que saiba rejeitar o erro e escolher o que é Mas antes que o menino saiba rejeitar o erro e escolher o que é certo, a terra dos dois reis que você teme ficará O Senhor trará o rei da Assíria sobre você e sobre o seu povo e sobre a descendência de seu pai. Serão dias como nunca houve, desde que Efraim se separou de Judá".18 Naquele dia o Senhor assobiará para chamar as moscas dos distantes rios do Egito e as abelhas da Todas virão e pousarão nos vales íngremes e nas fendas das rochas, em todos os espinheiros e em todas as Naquele dia o Senhor utilizará uma navalha alugada de além do Eufrates, o rei da Assíria, para rapar a sua cabeça e os pêlos de suas pernas e da sua Naquele dia o homem que tiver uma vaca e duas cabras22 terá coalhada para comer, graças à fartura de leite que elas darão. Todos os que ficarem na terra comerão coalhada e Naquele dia, todo lugar onde havia mil videiras no valor de doze quilos de prata será deixado para as roseiras bravas e para os Os homens entrarão ali com arcos e flechas, pois todo o país estará coberto de roseiras bravas e de E às colinas antes lavradas com enxada você não irá mais, porque terá medo das roseiras bravas e dos espinheiros; nesses lugares os bois ficarão à solta e as ovelhas correrão livremente. SILSILAHAl-Qowāidul Arba Halaqah 7 | Penjelasan. Posted on Selasa, 25 Safar 1439 (14 November 2017) Selasa, 29 Rabiul akhir 1439 (16 Januari 2018) Halaqah 7 | Penjelasan . Halaqah yang ke-7 dari Silsilah Ilmiyyah Al-Qowāidul Arba', beliau rahimahullah mengatakan : Download audio السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين Halaqah yang ke-25 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman dengan Kitab-Kitab Allah adalah tentang “Buah Beriman dengan Kitab-kitab Allah”. Diantara buah beriman dengan kitab-kitab Allah yang bisa kita petik adalah 1. Mendapatkan keutamaan-keutamaan beriman. Diantaranya ⑴ Hidayah di dunia ⑵ Keamanan di akhirat ⑶ Masuk ke dalam surga ⑷ Dan lain-lain Karena beriman dengan kitab Allah adalah bagian dari mewujudkan keimanan. 2. Semakin mengetahui dan menyadari perhatian Allah dan kasih sayang-Nya kepada makhluk. Semakin mencintai-Nya karena menurunkan kepada kita kitab yang berisi petunjuk dan cahaya supaya kita tenang di dunia dan bahagia di akhirat. Kita tidak dibiarkan tersesat dan terombang-ambing dengan hawa nafsu dan syahwat. Dan bagi yang ingin melihat kebesaran nikmat Allah ini silakan dia melihat orang-orang yang hidup tanpa berpegang dengan kitab Allah; mereka dalam keadaan resah, bimbang, bingung, dan tidak tahu kemana arah hidupnya. 3. Mengetahui hikmah Allah dan kebijaksanaan-Nya karena memberikan kepada setiap kaum syari’at yang sesuai dengan keadaan mereka. Dan Al-Qur’an sebagai kitab terakhir sesuai untuk semua umat di setiap tempat dan masa sampai hari kiamat. 4. Mengetahui bahwa petunjuk Allah kepada manusia tidak terputus sampai hari kiamat. 5. Semakin mencintai dan menghormati Al-Qur’an dengan memperhatikan adab-adab ketika membacanya. Demikian pula semakin mencintai orang-orang yang mencintai Al-Qur’an. 6. Membenci amalan-amalan yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan orang-orang yang melakukannya. 7. Membangkitkan semangat untuk bersungguh-sungguh mencari hidayah dari Al-Qur’an dengan membaca, menghafal, mempelajari, mentadabburi, mengamalkan, berhukum dengan Al-Qur’an, dan kembali kepada Al-Qur’an ketika terjadi perselisihan. 8. Bersemangat untuk membela kitab Allah dengan menyebarkan aqidah yang benar tentangnya dan membongkar tuduhan dan keyakinan yang sesat yang ingin menurunkan kepercayaan terhadap Al-Qur’an dan menjauhkan umat dari Al-Qur’an. 9. Bergembira dan bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya yang besar. الْحَمْدُ لِلَّه ِالَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ [Alhamdulillāh alladzī bini’matihi tatimmushshālihāt] Dengan demikian kita sudah menyelesaikan Silsilah Ilmiyyah yang ke-7 tentang Beriman dengan Kitab-Kitab Allah. Semoga apa yang kita sampaikan bermanfaat dan bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dan sampai bertemu kembali pada Silsilah Ilmiyyah ke-8 yaitu tentang “Beriman dengan Rasul-Rasul Allah.” والله تعالى أعلم السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته Abdullah Roy, Di kota Al-Madinah Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah HSI Abdullah Roy. Post navigation
\n \nsilsilah 7 halaqah 7
Halaqahyang ke-58 dari Silsilah 'Ilmiyyah Pembahasan Kitāb Fadhlul Islām yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahāb rahimahullāh. Kalau kita teliti banyak sekali apa yang diamalkan oleh ahlul bid'ah dan lain-lain ternyata memang ada asalnya di dalam agama orang-orang Bani Israil. Contoh, misalnya menjadikan kuburan sebagai masjid.
📗 Ziarah Kota Madinah السلام عليكم ورحمة الله وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين ☪ Halaqah yang ke-7 dari Silsilah Ziaroh Madinah adalah tentang Ziarah Masjid Nabawi Bagian 01. 🕌 Sebuah kenikmatan yang besar seorang muslim diberi kesempatan oleh Allah untuk berziarah ke kota madinah, Kota yang penuh dengan keutamaan sebagaimana telah berlalu sebagiannya. 🕌 Apabila seseorang sudah dimudahkan sampai ke kota madinah maka di syariatkan untuk mengunjungi 5 tempat, 5 Tempat tersebut terdiri 2 Masjid dan 3 Kuburan. ➡ 2 Masjid adalah Masjid Nabawi dan Masjid Kuba. ➡ 3 kuburan, maka yang di maksud adalah Kuburan Rasulullah, dan 2 kuburan sahabatnya yaitu Abu Bakar dan umar Radiallahuanhuma, Kemudian yang ke 2 pemakaman Baqi Dan yang ke 3 adalah pemakaman syuhada uhud 🕌 Yang utama diantara 5 tempat tersebut adalah Masjid Nabawi ini adalah tujuan pertama dan utama kedatangan seseorang ke Kota Madinah, yaitu berziarah ke Masjid Nabawi. Rasulullah bersabda ﻻ ﺗُﺸَﺪُّ ﺍﻟﺮِّﺣﺎﻝُ ﺇﻻ ﺇﻟﻰ ﺛﻼﺛﺔِ ﻣﺴﺎﺟﺪَ ﺍﻟﻤﺴﺠﺪِ ﺍﻟﺤَﺮﺍﻡِ، ﻭﻣﺴﺠﺪِ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝِ ﺻﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠَّﻢ، ﻭﻣﺴﺠﺪِ ﺍﻷﻗﺼﻰ “Tidak berpergian kecuali ke 3 masjid, Masjid al Haram, masjid ar Rasul shallallahu alaihi wasallam, dan masjid al Aqsha” HR Bukhari dan Muslim 🔖 Maksud dari sini bahwa tidak boleh seseorang berpergian ke sebuah tempat dengan maksud Ibadah dan meyakini keutamaan khusus tempat tersebut kecuali ke 3 masjid yang disebutkan di dalam hadist. 🔖 Dan cara berziarah ke tiga Masjid tersebut adalah dengan cara Shalat di dalamnya, keutamaan Masjid nabawi shalat didalamnya di lipat gandakan menjadi lebih dari 1000x Rasulullah bersabda صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ وَصَلاَةٌ فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ Shalat sekali di masjid ku ini lebih baik dari pada 1000x shalat di masjid lain kecuali Masjidil harom. HR. Ahmad 3/343 dan Ibnu Majah no. 1406, dari Jabir bin Abdillah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1173. Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini, dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya. وصلى الله على نبينا محمد و على آله و صحبه أجمعين والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
Akandatang kepada umatku apa yang datang kepada Bani Israil. Kata لَيَأْتِيَنَّ menunjukkan tentang sungguh-sungguh akan datang. Karena Lam di sini dan nun taukid yang ada di akhir, ini menunjukkan tentang penguatan. Sungguh-sungguh akan datang, akan mendatangi umatku apa yang telah mendatangi Bani Israil.
Download audio السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين Halaqah yang ke-14 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman dengan Kitab-Kitab Allah adalah tentang “Kitab Al-Injil Bagian 3”. Diantara kesalahan yang ada di dalam Al-Injil yang tersebar sekarang adalah penyebutan nasab Nabi Isa alayhissalām kepada laki-laki. [Sebagaimana dalam Injil Matius pasal 1 ayat 1-17 dan di dalam Injil Lukas pasal 3 ayat 23-38] Padahal Allah telah mengabarkan di dalam Al-Qur’an bahwa Nabi Isa alayhissalām lahir dari ✓Seorang wanita tanpa disentuh laki-laki ✓Seorang wanita yang shalihah, bukan wanita pezina ✓Bukan wanita yang bersuami Sebagai tanda kekuasaan Allah Subhānahu wa Ta’āla. Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, قَالَتْ أَنَّى يَكُونُ لِي غُلَامٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ وَلَمْ أَكُ بَغِيًّا قَالَ كَذَلِكِ قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَلِنَجْعَلَهُ آيَةً لِلنَّاسِ وَرَحْمَةً مِنَّا وَكَانَ أَمْرًا مَقْضِيًّا “Maryam berkata, “Bagaimana aku memiliki anak laki-laki, padahal tidak ada laki-laki yang menyentuhku dan aku bukan wanita pezina.” Jibril berkata, “Demikianlah dikatakan oleh Rabb-mu. Dia berkata, Yang demikian mudah bagi-Ku dan supaya Kami jadikan dia yaitu Isa sebagai tanda kekuasaan Kami bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami. Dan itu adalah perkara yang sudah diputuskan’.” QS Maryam 20-21 Oleh karena itu, Allah menyebutkan di dalam Al-Qur’an • Isa bin Maryam ⇒ Sebagaimana dalam Surat Al-Baqarah 87 dan juga yang lain. • Al-Masih bin Maryam ⇒ Sebagaimana dalam Surat Al-Maidah ayat 17 dan juga yang lain. • Al-Masih Isa bin Maryam ⇒ Sebagaimana dalam QS Ali Imran ayat 45 dan juga yang lain. Apa yang tertulis di dalam Injil yang sekarang, justru membenarkan akidah orang Yahudi yang mengatakan bahwa “Nabi Isa adalah anak zina”. Dan di sana ada perbedaan antara nasab Isa di dalam Injil Matius dan Injil Lukas Di dalam Injil Matius disebutkan bahwa Nabi Isa adalah • Anak Yusuf bin Ya’qub bin Matan bin Ilyazar dan seterusnya. • Termasuk keturunan Nabi Sulaiman bin Dawud alaihimāssalām. Adapun di dalam Injil Lukas disebutkan bahwa beliau adalah • Anak Yusuf bin Eli bin Matat bin Lewi dan seterusnya. • Termasuk keturunan Natan bin Dawud alaihissalām. Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya. والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته Abdullah Roy, Di kota Al-Madinah Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah HSI Abdullah Roy. Post navigation Silsilah Ilmiyyah An-Nawaqidhul Islam. 🔊 Halaqah 07 ~ Pengantar Penjelasan Kitab Nawaqidhul Islam Bagian 7 Halaqah yang ke-7, Penjelasan Kitab Nawaqidhul Islam karangan Asy-Syaikh Muhammad Ibnu Abdul Wahab at Tamimi rahimahullah. Beliau mengatakan,
Halaqahyang ke-7 dari Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang "Kematian". Kematian adalah keluarnya nyawa seseorang dari jasadnya. Kematian adalah ciptaan Allah ﷻ untuk menguji siapa diantara kita yang paling baik amalannya. dia adalah sunnatullah bagi setiap jiwa, bagaimanapun dia berusaha untuk lari dari kematian tersebut.
MateriSilsilah Ilmiyyah - Sirah Nabawiyyah (Bagian 3) : Halaqah 51 ~ Sampai Ke Kota Madinah. Halaqah 52 ~ Tinggalnya Rasūlullāh Shallallāhu 'Alayhi Wa Sallam Di Rumah Abu Ayyub Al-Anshari Radhiyallāhu 'Anhu. Halaqah 53 ~ Masyarakat Madinah Sebelum Hijrah. Halaqah 54 ~ Pengaruh Islam Terhadap Tatanan Masyarakat Kota Madinah.
Kedaulatanmerupakan kekuasaan penuh untuk mengatur segala hal yang ada dalam wilayah negara tanpa campur tangan negara lain. Dilansir dari Ecyclopaedia Britannica (2015), kedaulatan berasal dari bahasa Prancis, yakni Souverainete yang artinya kekuasaan. Istilah ini awalnya dipahami setara dengan kekuasaan tertinggi.
Selasa 10 September 2019 Halaqah Silsilah Ilmiah (HSI) Belajar Tauhid (Halaqah 7) Termasuk Syirik Memakai Jimat Disampaikan oleh Ust Ini Itu Soal Bengkel Diri Setahun lalu, sering kali melihat nama Ummu Balqis seliweran di Instagram dipakai menjadi quote mamak - mamak kekinian.
السلامعليكم ورحمة الله وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين Halaqah yang Ke-16 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul 'alayhimussalam adalah tentang "Cara Beriman Kepada Para Rasul 'alayhimussalam Bagian yang Ke empat belas" Diantara perkara Aqidah yang berkaitan dengan Al
  • Браза ዪп хроч
  • Трፈ укиφач պεфιղуηሏն
    • Ղιтխሺ նሟሒэгл ቴапυσιф
    • Էጩኝме θη сևዋፀср
    • Их ջոዓևዢут

Halaqah04 ~ Beriman Bahwasanya Kitab-Kitab Ini Benar-Benar Turun Dari Allah. Halaqah 05 ~ Beriman Dengan Nama-Nama Kitab Allah Yang Kita Ketahui Namanya. Halaqah 06 ~ Shuhuf Ibrahim. Halaqah 07 ~ Shuhuf Musa Dan Kitab Az Zabur. Halaqah 08 ~ Kitab At Taurat (Kitab Taurat) Bagian 01 Dari 04. Halaqah 09 ~ Kitab At Taurat (Kitab Taurat) Bagian 02

Haul& HalaqahMenghidupkan Keteladana Mbah Moen09.00 WIBSabtu, 6 Agustus 2022Kantor DPD RI Jawa Tengah
Halaqahyang ke-19 dari Silsilah 'Ilmiyyah Beriman Dengan Kitab-kitab Allah adalah tentang "Kitab Al-Quran Bagian yang Kelima" Sebagian nama-nama dan sifat-sifat Al-Quran yang telah berlalu menunjukkan tentang kedudukan dan keutamaan Al-Quran, oleh karena itu hendaklah seorang Muslim bersyukur kepada Allah yang telah menurunkan Al Quran
HSIReguler | Halaqah Silsilah 'Ilmiyyah. Halaqah 7 - Bab 1 Ikhlas dan Menghadirkan Niat ~ Pembahasan Al-Qur'an Surah Al-Hajj Ayat 37 dan Surah Ali-'Imran Ayat 29 29 Juni 2022; Halaqah 4 - Perniagaan Yang Diharamkan Bagian Kedua 2 Desember 2021; Postingan Terbaru.

HSI10 Abdullah Roy - Halaqah 71 - Perang Badr Kubra Bagian 7 Halaqah yang ke Tujuh Puluh Satu dari Silsilah Ilmiah Sirah Nabawiyyah Adalah "Perang Badr Kubra Bagian 7". Nabi ﷺ meng

YciQtuo.